dengan adanya data luas areal perkebunan dapat menjadi perencanaan pengembangan areal baru (menambah produksi dan pendapatan petani), pengelolaan efisien (mengatur pemanen, transportasi, dan pengawasan), penyusunan rencana kerja (seperti Rencana Kerja Bulanan/RKB), pemantauan kesehatan tanaman, serta untuk pengendalian biaya dan peramalan produksi di masa depan.